Nikmatnya Kopi Lampung, Robusta Asli Indonesia

Beberapa minggu yang lalu, saya mendapatkan oleh-oleh dari saudara yang baru saja tiba dari Lampung berupa Kopi. Ingin sekali membuat postingan tentang kopi jenis ini karena jarang sekali ditemukan info tentang Kopi Lampung di ranah daring, yang sering diulas kebanyakan Kopi Luwak dan Kopi Arabika padahal sebagai jenis robusta Kopi lampung adalah salah satu kopi terbaik yang ada di dunia namun mungkin karena kurang publikasi maka kopi jenis ini pun kalah pamor dari kopi-kopi lain produksi nusantara.

Mendengar kata Kopi pasti hampir sebagian besar dari kita mempersepsikan sejenis minuman yang digunakan untuk begadang di malam hari, baik itu untuk keperluan jaga malam/siskamling, menyelesaikan deadline pekerjaan, atau bagi mahasiswa digunakan untuk penahan kantuk ketika belajar dan menyelesaikan tugas ketika malam hari. Persepsi inilah yang agak salah telah terbentuk bagi masyarakat kita kepada kopi sebagai penahan kantuk ketika begadang, padahal banyak manfaat yang dapat dirasakan dari kenikmatan kopi. Bahkan bangsa-bangsa penjajah eropa dulu rela untuk menerjang jauhnya laut untuk mendapatkan kopi ke Nusantara, hal ini tentunya didorong dari kenikmatan rasa yang didapat dari kopi.

Kembali ke Kopi Lampung, kopi ini adalah jenis Robusta, sebenarnya apa sih yang membedakan antara arabika dan robusta? Perbedaan ada pada rasa (menurut para penggemar kopi), arabika cenderung lebih ringan karena kadar kafeinnya lebih rendah, rasanya sedikit pahit dan agak kelat sedangkan robusta cenderung lebih kuat karena mengandung kafein paling tinggi dan dapat mudah dikenali dari rasanya yang pahit dan asam. Dan dari jenis Kopi Robusta inilah dihasilkan kopi termahal dan terkenal di dunia asli Indonesia yaitu Kopi Luwak. Kopi lampung tersebut kebanyakan dijual dalam bentuk kantong-kantong sederhana dalam berbagai ukuran dan sangat disayangkan banyak dari kopi tersebut belum memiliki brand tersendiri, mungkin itu juga yang membuat kopi tersebut kalah pamor dengan kopi lain.

Pahit dan asam itulah dua rasa dominan dari Kopi Lampung yang saya dapatkan ini, untuk mendapatkan rasa asli dari Kopi Lampung ini saya mencoba untuk menikmati kopi ini dengan tidak mencampurkan gula dan hasilnya….. *Kopi tanpa gula itu pahitttt Jendral* namun mungkin bagi penggemar kopi sejati mungkin rasa seperti inilah yang paling dicari. Secara umum bagi saya yang bukan tergolong penikmat kopi sejati, rasa kopi lampung ini sangat khas terutama pada rasa dan bau kopi yang sangat tajam sepertinya kopi ini memang diciptakan bagi mereka yang memiliki sifat yang tegas dan kuat *tsaaahh* secara umum rasanya sangat unik dan patut untuk dicoba sebagai varietas unggulan tanah air.

Oh iya berikut ada beberapa tips dari penggemar kopi untk dapat menikmati rasa kopi lampung secara maksimal dan cara ini berhasil setelah saya coba, yaitu panaskan air sampai ke titik didih kemudian langsung masukkan ke gelas yang telah terisi bubuk kopi tanpa campuran gula, jangan tunggu air sampai suhunya turun karena akan berakibat rasa kopi kurang optimal, kemudian dengan perlahan masukan gula dengan sendok teh secara bertahap ke dalam gelas dan rasakan, sampai ditemukan rasa yang pas antara kopi dengan gula.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s